Herba ASIMOR, Ikhtiar Lancar ASIku
Assalamu’alaikum,
kali ini aku mau sedikit berbagi kisah tentang masa-masa aku menjadi MAMSI
alias Mama Asi si Pejuang Kasih untuk anak-anakku,
![]() |
| @debiyuliaa |
❤Di Awali dari pernikahan
Alhamdulillah
di usia ke-22 aku memutuskan untuk menikah dengan seorang lelaki yang baik
akhlaknya, bertanggung jawab dan mampu membimbing aku menjadi pribadi yang
lebih baik lagi. Aku sama suami melewati jalur taaruf gitu, jadi bener-bener
lebih kenal dia tuh ya setelah ijab qobul, dan Alhamdulillah Masyaa Allah aku
bersyukur bisa memilih dia sebagai suami, pokoknya bersyukur dan bahagia banget
deh :D
Setelah ijab qobul
sebenarnya aku udah minta sama suami untuk menunda punya anak soalnya kan mau
ngerasain yang namanya pacaran biar
romantis-romantisan dulu gitu deh, hehe. Suami pun setuju, tapi manusia cuma
bisa berencana yaa yang menentukan tetap saja Allah.
Tepat satu bulan
menikah, ternyata Allah titipkan janin dalam rahimku. Masyaa Allah, kaget banget loh sampai testpack berkali-kali
cuma buat mastiin bener enggak sih aku ini udah hamil?.
☺❤
❤Kehamilan
Pertama
Setelah tau
hasil testpack positif, aku langsung telepon suami yang lagi kerja. Suami pun
sama ikutan kaget juga, haha. Karena sama-sama belum punya ilmu tentang
kehamilan ditambah banyak kasus teman suami yang mengalami kehamilan di luar
rahim membuat suami khawatir, akhirnya suami langsung ngajak buat kontrol ke
klinik. Sampai di klinik dan ketemu bidan ditanya HPHT dan telat haid berapa
hari. Jadi, hari pertama haid terakhir aku itu sehari sebelum menikah dan saat ke
bidan baru telat haid dua hari.
Bidan langsung USG dan
mulai mencari janin yang ada dalam rahimku.
Hasil USG pertama ini
ternyata janin di dalam rahimku belum terlihat. Bidan bilang ini masih penebalan
dinding rahim Bu jadi belum ketahuan nih usia kehamilannya, nanti Ibu boleh
kontrol 2-3bulan lagi ya. Bidan tetap
kasih aku vitamin yg harus rutin aku konsumsi.
Dua bulan kemudian aku sama suami kontrol lagi ke klinik
dan Alhamdulillah hasil USG kali ini sudah terlihat janin dalam rahimku. Masyaa
Allah merinding melihat janin pertama kami di dalam layar USG itu. Aku nangis
terharu karena masih belum percaya Allah titipkan janin dalam rahimku yang
harus aku jaga dan aku rawat sebaik mungkin :’). Saat itu juga kami langsung
mengelus perut dan berdoa :
الصَّالِحِينَ مِنَ لِي هَبْ
رَبِّ “Wahai Rabbku, berilah
aku keturunan yang shalih”.
Di kehamilan pertama ini aku mengalami mabok yang parah dan nafsu makan yang jelek banget. Setiap makan selalu tidak habis dan malah dimuntahin lagi. Untungnya punya suami yang selalu sabar dan selalu menyiapkan apa yang aku mau demi aku bisa makan, hehe
❤Rabu, 19 September 2018
Rabu,
19 September 2018 tepat pukul 08.45 WIB Alhamdulillah telah lahir ke dunia anak
pertama kami yang kami beri nama Dena Aufa Azzahra dengan sehat dan normal yang
memiliki berat badan lahir 3,1kg dan panjang 49cm. Bersyukur sekali sama Allah
karena bisa melahirkan dengan keadaan bahagia dan didampingi suami tercinta.
Suami bener-bener dampingi dari awal mules sampai selesai. Aku mengalami
episiotomi atau pengguntingan jalan lahir, huhu. Bahagia dan sangat bersyukur
dikasih kesempatan merasakan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) di kelahiran anak
pertama yg bikin ASI aku keluar sedikit demi sedikit.
Aku
sedikit menyesal karena tidak banyak belajar untuk masa menyusui. Hari pertama pulang
ke rumah setelah dua hari menginap di klinik, setiap malam Aufa rewel dan susah
tidur sampai ibu mertua dan mamaku bilang
kalau ASI aku sedikit makanya Aufa rewel. Ibu mertua dan mamaku kasih saran supaya Aufa dikasih susu tambahan. Saat itu
aku un memang ngerasa ASIku kurang lalu aku mengikuti saran ibu mertua dan
mamaku dan langsung membuatkannya susu tambahan.
❤Hamil Lagi dan ASI SERET
Selama masa menyusui sampai satu tahun, Alhamdulillah aku merasa nyaman menyusui. Masih jelas teringat bagaimana hangatnya suasana menyusui dari awal sangat teringat jelas tatapan matanya ketika Aufa menghisap ASI. Saat Aufa masuk usia 13 bulan, ASIku mulai seret dan Aufa lebih sering mengempeng L. Ternyata di usia Aufa 13 bulan itu aku diberi amanah lagi, Allah titipkan janin dalam rahimku untuk yang kedua.
Awalnya merasa sedih karena hamil lagi di usia Aufa yang masih kecil dan masih butuh ASI, huhu. Walaupun hamil, aku tetap memberikan ASI untuk Aufa. Aku merasa masih sanggup dan kuat untuk tetap memberikan Aufa ASI. Masuk usia kandungan 4 bulan, aku merasa smakin tidak nyaman setiap kali memnberikan Aufa ASI ditambah lagi semakin seringnya Aufa mengempeng yang terkadang membuat perutku terasa keram. Aku pun merasa ASI semakin seret.
Sedih melihat Aufa menjadi kurus ditambah susah makan dan melihat Aufa seperti yang frustasi setiap menghisap ASI hanya keluar sedikit.
Aku terpaksa menyapih Aufa di usia 17 bulan dan usia kandungan 4,5 bulan. Sangat sedih rasanya harus menyapih Aufa lebih awal ditambah Aufa belum terbiasa dengan susu tambahan. Dengan pengalaman ini, aku bertekad untuk bisa memperbaikki semuanya pada anak keduaku nanti.
❤Jumat, 03 Juli 2020
| 3 Juli 2020 |
Pada hari dan tanggal ini aku melahirkan anak kedua yang diberi nama Haura Insiyah Azzahra dengan sehat dan normal memiliki berat badan lahir 2,5kg dan panjang badan 46cm. Terbilang kecil anak keduaku ini dibanding sama kakaknya dulu. Merasa mules kontraksi pada malam Jumat, dengan pengalaman yang ada pada anak pertama membuat aku tidak buru-buru untuk pergi ke klinik. Selama kontraksi datang aku bermain gymball dan membaca buku tentang suksesnya persalinan ditemani suami yang selalu sigap. Setelah merasa tidak kuat lagi menahan rasa ingin mengejan akhirnya kami pergi ke klinik jam 3 subuh. Sampai di klinik jam 3.15 subuh, ketubanku pecah saat sampai di depan pintu bidan. Setelah masuk ruang bidan ternyata pembukaan sudah lengkap dan bidan langsung bersiap untuk proses persalinan. Alhamdulillah jam 3.45 subuh anak keduaku lahir. Kali ini aku tidak diberi kesempatan untuk IMD, huhu sedih sekali rasanya. Anakku langsung dibawa dan dibersihkan oleh asisten bidan.
Setelah pindah ke kamar perawatan barulah aku bertemu Haura. Aku tatap mata indahnya, aku dengar pecah tangisannya membuat aku tidak sabar untuk segera mengASIhinya sebagai kawal awal kehidupannya. Alhamdulillah ASIku keluar sedikit demi sedikit tapi setelah sampai di rumah, mamaku mengulang hal yang sama dengan menyuruh aku untuk memberi susu tambahan, huhu. Mama melihat Haura yang memiliki badan kecil mata sedikit kuning merasa kalau Haura butuh asupan tambahan selain ASI. Mama juga bilang ASIku mungkin belum keluar banyak alias sedikit. MamSi pasti tau banget kan rasa sebel dan sedihnya kaya gimana ketika dibilang ASI kita sedikit dan tidak cukup, huhu.
Tapi untuk kali ini aku bertekad teguh pada prinsip bahwa ASIku lancar dan yakin ASIku cukup. Aku ngotot gini karena aku percaya ASI adalah hak setiap anak dan sebagai seorang ibu layak memperjuangkan itu ;).
❤Lancar ASI dengan Herba ASIMOR
MamSi semua pastinya tau kalau ASI Eksklusif sangat membantu perkembangan dan pertumbuhan anak, misal kecerdasan anak dan berat badan ideal. Maka dari itu aku sangat berharap bisa memberikan ASI eksklusif pada anak keduaku ini. Sewaktu mengASIhi anak pertama, untuk memperlancar asi aku hanya fokus dengan mengkonsumsi sayur dan memperbanyak minum air putih belum terpikirkan sama sekali untuk konsumsi booster asi. Nah, saat anak kedua lahir aku sedikit kerepotan dalam menjaga asupan makan dan minum karena menjaga dua anak sekaligus belum lagi ditambah mengurus pekerjaan rumah jadi merasa perlu sekali nih menambah vitamin untuk booster asi aku.
Berawal dari lihat review salah satu MamSi lain di instagram, dia bilang produksi ASI nya semakin lancar setelah mengkonsumsi Herba ASIMOR membuat aku langsung penasaran dengan produk ini. Ternyata Herba ASIMOR ini adalah booster asi yang terbuat dari 2 kombinasi tanaman asli Indonesia, yaitu daun katuk dan daun torbangun yang secara turun temurun dipercaya dapat membantu melancarkan produksi ASI. Wahhh kebayang banget nih manfaatnya, di masa-masa menyusui anak pertama aku selalu konsumsi sayur katuk tapi dengan keadaan yang sekarang aku pikir akan ribet nih kalau harus masak dan mengolahnya setiap saat. Akhirnya aku memutuskan untuk mulai mengkonsumsi Herba ASIMOR yang sudah mengandung daun katuk, pastinya membuat ASI lancar.
Rajin meminum Herba ASIMOR setiap 2 kali sehari membuat produksi ASIku lancar dan aku merasa terjaga juga kualitas ASInya. Alhamdulillah, kini aku percayakan booster ASIku dengan Herba ASIMOR. Sebagai pejuang kasih , MamSI juga boleh banget nih coba konsumsi produk ini dijamin produksi ASI lancar dan membuat si kecil berkembang dengan baik dan tentu saja memperbaiki kualitas tidur si kecil.
❤Tentang Herba ASIMOR
Di cerita tadi aku sudah sedikit menjelaskan tentang apa sih Herba ASIMOR itu ya, nah biar semakin jelas disini aku mau lebih melengkapi mulai dari pengertian, komposisi, kegunaan, dan aturan pakainya.
ü Pengertian produk, Herba ASIMOR adalah produk herbal untuk membantu melancarkan ASI, satu-satunya yang terbuat dari kombinasi 2 tanaman asli Indonesia, yaitu daun katuk dan daun torbangun yang secara turun temurun dapat membantu melancarkan produksi ASI.
Herba ASIMOR juga mengandung tambahan bioactive protein fraction dari ikan gabus. Fraksi Bioaktif Striatin pada HerbaASIMOR memiliki kandungan protein yang tinggi dan murni dan terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka.
Kandungan protein tinggi juga dapat menjadi sumber nutrisi untuk mempercepat pemulihan paska melahirkan.
ü Komposisi, tiap kaplet salut selaput mengandung Galatonol ekstrak Sauropus androgynus folium dan Coleus amboinicus herba 300mg.
Sriatin ekstrak Channa striata dan Ananas comosus 30mg. Bahan tambahan Titanium dioksida, FD&C Blue no. , dan FD&C Yellow 5.
ü Kegunaan, untuk membantu melncarkan produksi ASI serta dapat mempercepat proses penyembuhan luka paska melahirkan.
ü Aturan pakai, 1 kaplet salut selaput 2 kali sehari.
Nah, aku konsumsi Herba ASIMOR setiap pagi hari dan malam hari ketika mau tidur biar tetap terjaga terus kualitas dan kuantitas ASI. Bener-bener merasakan perubahan pada pola tidur Haura setelah aku konsumsi Herba ASIMOR ini, yang biasanya setiap malam susah tidur tapi sekarang setelah diberikan ASI langsung bisa tertidur pulas. Penambahan berat badan Haura pun sesuai dengan kurva pertumbuhannya.
Selain dengan mengkonsumsi booster asi, MamSi juga wajib ikhtiar dengan menjaga pola makan dan minum, rajin olahraga, tidur yang cukup terlebih lagi sayang-sayangan deh sama suami, hehe biar hormone oksitosinnya pun melimpah ruah. Selamat berjuang para Pejuang Kasih semoga tugas mulia ini bisa terjalankan dengan baik dan penuh cinta ❤
![]() |
| @debiyuliaa |



MaasyaAllahh terharu 😍😘
BalasHapusKeren mom..hebat.. aku terbaru bacanya
BalasHapusGemes ya bund😍
BalasHapusKerèeen... tetap istiqomah... semoga Allah memberikan segala yang terbaikNya untuk anand.a, karean ibu adalah Madrasah pertama setiap anak setelah Allah ambil kesaksiannya QS.7/Al Araaf : 172
BalasHapus