Herba ASIMOR, Ikhtiar Lancar ASIku

 

Assalamu’alaikum, kali ini aku mau sedikit berbagi kisah tentang masa-masa aku menjadi MAMSI alias Mama Asi si Pejuang Kasih untuk anak-anakku,

@debiyuliaa


❤Di Awali dari pernikahan

9 Desember 2017

Alhamdulillah di usia ke-22 aku memutuskan untuk menikah dengan seorang lelaki yang baik akhlaknya, bertanggung jawab dan mampu membimbing aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aku sama suami melewati jalur taaruf gitu, jadi bener-bener lebih kenal dia tuh ya setelah ijab qobul, dan Alhamdulillah Masyaa Allah aku bersyukur bisa memilih dia sebagai suami, pokoknya bersyukur dan bahagia banget deh :D

Setelah ijab qobul sebenarnya aku udah minta sama suami untuk menunda punya anak soalnya kan mau ngerasain yang namanya pacaran  biar romantis-romantisan dulu gitu deh, hehe. Suami pun setuju, tapi manusia cuma bisa berencana yaa yang menentukan tetap saja Allah.

Tepat satu bulan menikah, ternyata Allah titipkan janin dalam rahimku. Masyaa Allah,  kaget banget loh sampai testpack berkali-kali cuma buat mastiin bener enggak sih aku ini udah hamil?.

☺❤

❤Kehamilan Pertama

          Setelah tau hasil testpack positif, aku langsung telepon suami yang lagi kerja. Suami pun sama ikutan kaget juga, haha. Karena sama-sama belum punya ilmu tentang kehamilan ditambah banyak kasus teman suami yang mengalami kehamilan di luar rahim membuat suami khawatir, akhirnya suami langsung ngajak buat kontrol ke klinik. Sampai di klinik dan ketemu bidan ditanya HPHT dan telat haid berapa hari. Jadi, hari pertama haid terakhir aku itu sehari sebelum menikah dan saat ke bidan baru telat haid dua hari.

Bidan langsung USG dan mulai mencari janin yang ada dalam rahimku.

Hasil USG pertama ini ternyata janin di dalam rahimku belum terlihat. Bidan bilang ini masih penebalan dinding rahim Bu jadi belum ketahuan nih usia kehamilannya, nanti Ibu boleh kontrol 2-3bulan lagi  ya. Bidan tetap kasih aku vitamin yg harus rutin aku konsumsi.

            Dua bulan kemudian aku sama suami kontrol lagi ke klinik dan Alhamdulillah hasil USG kali ini sudah terlihat janin dalam rahimku. Masyaa Allah merinding melihat janin pertama kami di dalam layar USG itu. Aku nangis terharu karena masih belum percaya Allah titipkan janin dalam rahimku yang harus aku jaga dan aku rawat sebaik mungkin :’). Saat itu juga kami langsung mengelus perut dan berdoa :

            الصَّالِحِينَ مِنَ لِي هَبْ رَبِّ Wahai Rabbku, berilah aku keturunan yang shalih”.

Di kehamilan pertama ini aku mengalami mabok yang parah dan nafsu makan yang jelek banget. Setiap makan selalu tidak habis dan malah dimuntahin lagi. Untungnya punya suami yang selalu sabar dan selalu menyiapkan apa yang aku mau demi aku bisa makan, hehe


❤Rabu, 19 September 2018

19 September 2018

            Rabu, 19 September 2018 tepat pukul 08.45 WIB Alhamdulillah telah lahir ke dunia anak pertama kami yang kami beri nama Dena Aufa Azzahra dengan sehat dan normal yang memiliki berat badan lahir 3,1kg dan panjang 49cm. Bersyukur sekali sama Allah karena bisa melahirkan dengan keadaan bahagia dan didampingi suami tercinta. Suami bener-bener dampingi dari awal mules sampai selesai. Aku mengalami episiotomi atau pengguntingan jalan lahir, huhu. Bahagia dan sangat bersyukur dikasih kesempatan merasakan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) di kelahiran anak pertama yg bikin ASI aku keluar sedikit demi sedikit.

            Aku sedikit menyesal karena tidak banyak belajar untuk masa menyusui. Hari pertama pulang ke rumah setelah dua hari menginap di klinik, setiap malam Aufa rewel dan susah tidur sampai ibu mertua dan mamaku  bilang kalau ASI aku sedikit makanya Aufa rewel. Ibu mertua dan mamaku kasih saran  supaya Aufa dikasih susu tambahan. Saat itu aku un memang ngerasa ASIku kurang lalu aku mengikuti saran ibu mertua dan mamaku dan langsung membuatkannya susu tambahan. 


❤Hamil Lagi dan ASI SERET

         Selama masa menyusui sampai satu tahun, Alhamdulillah  aku merasa nyaman menyusui. Masih jelas teringat bagaimana hangatnya suasana menyusui dari awal sangat teringat jelas tatapan matanya ketika Aufa menghisap ASI.  Saat Aufa masuk usia 13 bulan, ASIku mulai seret dan Aufa lebih sering mengempeng L. Ternyata di usia Aufa 13 bulan itu aku diberi amanah lagi, Allah titipkan janin dalam rahimku untuk yang kedua.

Awalnya merasa sedih karena hamil lagi di usia Aufa yang masih kecil dan masih butuh ASI, huhu. Walaupun hamil, aku tetap memberikan ASI untuk Aufa. Aku merasa masih sanggup dan kuat untuk tetap memberikan Aufa ASI. Masuk usia kandungan 4 bulan, aku merasa smakin tidak nyaman setiap kali memnberikan Aufa ASI ditambah lagi semakin seringnya Aufa mengempeng yang terkadang membuat perutku terasa keram. Aku pun merasa ASI semakin seret.

 Sedih melihat Aufa menjadi kurus ditambah susah makan dan melihat Aufa seperti yang frustasi setiap menghisap ASI hanya keluar sedikit.

Aku terpaksa menyapih Aufa di usia 17 bulan dan usia kandungan 4,5 bulan. Sangat sedih rasanya harus menyapih Aufa lebih awal ditambah Aufa belum terbiasa dengan susu tambahan. Dengan pengalaman ini, aku bertekad untuk bisa memperbaikki semuanya pada anak keduaku nanti. 


❤Jumat, 03 Juli 2020

 

3 Juli 2020

Pada hari dan tanggal ini aku melahirkan anak kedua yang diberi nama Haura Insiyah Azzahra dengan sehat dan normal memiliki berat badan lahir 2,5kg dan panjang badan 46cm. Terbilang kecil anak keduaku ini dibanding sama kakaknya dulu. Merasa mules kontraksi pada malam Jumat, dengan pengalaman yang ada pada anak pertama membuat aku tidak buru-buru untuk pergi ke klinik. Selama kontraksi datang aku bermain gymball dan membaca buku tentang suksesnya persalinan ditemani suami yang selalu sigap. Setelah merasa tidak kuat lagi menahan rasa ingin mengejan akhirnya  kami pergi ke klinik jam 3 subuh. Sampai di klinik jam 3.15 subuh, ketubanku pecah saat sampai di depan pintu bidan. Setelah masuk  ruang bidan ternyata pembukaan sudah lengkap dan  bidan langsung bersiap untuk proses persalinan. Alhamdulillah jam 3.45 subuh anak keduaku lahir. Kali ini aku tidak diberi kesempatan untuk IMD, huhu sedih sekali rasanya. Anakku langsung dibawa dan dibersihkan oleh asisten bidan.

            Setelah pindah ke kamar perawatan  barulah aku bertemu Haura. Aku tatap mata indahnya, aku dengar pecah tangisannya membuat aku tidak sabar untuk segera mengASIhinya sebagai kawal awal kehidupannya. Alhamdulillah ASIku keluar sedikit demi sedikit tapi setelah sampai di rumah, mamaku mengulang hal yang sama dengan menyuruh aku untuk memberi susu tambahan, huhu. Mama melihat Haura yang memiliki badan kecil mata sedikit kuning merasa kalau Haura butuh asupan tambahan selain ASI. Mama juga bilang ASIku mungkin belum keluar banyak alias sedikit. MamSi pasti tau banget kan rasa sebel dan sedihnya kaya gimana ketika dibilang ASI kita sedikit dan tidak cukup, huhu.

Tapi untuk kali ini aku bertekad teguh pada prinsip bahwa ASIku lancar dan yakin ASIku cukup. Aku ngotot gini karena aku percaya ASI adalah hak setiap anak dan sebagai seorang ibu layak memperjuangkan itu ;).


❤Lancar ASI dengan Herba ASIMOR

            MamSi semua pastinya tau kalau ASI Eksklusif sangat membantu perkembangan dan pertumbuhan anak, misal kecerdasan anak dan berat badan ideal. Maka dari itu aku sangat berharap bisa memberikan ASI eksklusif pada anak keduaku ini. Sewaktu mengASIhi anak pertama, untuk memperlancar asi aku hanya fokus dengan mengkonsumsi sayur dan memperbanyak minum air putih belum terpikirkan sama sekali untuk konsumsi booster asi. Nah, saat anak kedua lahir aku sedikit kerepotan dalam menjaga asupan makan dan minum karena menjaga dua anak sekaligus belum lagi ditambah mengurus pekerjaan rumah jadi merasa perlu sekali nih menambah vitamin untuk booster asi aku.

            Berawal dari lihat review salah satu MamSi lain di instagram, dia bilang produksi ASI nya semakin lancar setelah mengkonsumsi Herba ASIMOR membuat aku langsung penasaran dengan produk ini. Ternyata Herba ASIMOR ini adalah booster asi yang terbuat dari 2 kombinasi tanaman asli Indonesia, yaitu daun katuk dan daun torbangun yang secara turun temurun dipercaya dapat membantu melancarkan produksi ASI. Wahhh kebayang banget nih manfaatnya, di masa-masa menyusui anak pertama aku selalu konsumsi sayur katuk tapi dengan keadaan yang sekarang aku pikir akan ribet nih kalau harus masak dan mengolahnya setiap saat. Akhirnya aku memutuskan untuk mulai mengkonsumsi Herba ASIMOR yang sudah mengandung daun katuk, pastinya membuat ASI lancar.

Rajin meminum Herba ASIMOR setiap 2 kali sehari membuat produksi ASIku lancar dan aku merasa terjaga juga kualitas ASInya. Alhamdulillah, kini aku percayakan booster ASIku dengan Herba ASIMOR. Sebagai pejuang kasih , MamSI juga boleh banget nih coba konsumsi produk ini dijamin produksi ASI lancar dan membuat si kecil berkembang dengan baik dan tentu saja memperbaiki kualitas tidur si kecil.

 

 

❤Tentang Herba ASIMOR

          Di cerita tadi aku sudah sedikit menjelaskan tentang apa sih Herba ASIMOR itu ya, nah biar semakin jelas disini aku mau lebih melengkapi mulai dari pengertian, komposisi, kegunaan, dan aturan pakainya.

ü  Pengertian produk, Herba ASIMOR adalah produk herbal untuk membantu melancarkan  ASI, satu-satunya  yang terbuat dari kombinasi 2 tanaman asli Indonesia, yaitu daun katuk dan daun torbangun yang secara turun temurun dapat membantu melancarkan produksi ASI.

Herba ASIMOR juga mengandung tambahan bioactive protein fraction dari ikan gabus. Fraksi Bioaktif Striatin pada HerbaASIMOR memiliki kandungan protein yang tinggi dan murni dan terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka.

Kandungan protein tinggi juga dapat menjadi sumber nutrisi untuk mempercepat pemulihan paska melahirkan.

ü  Komposisi, tiap kaplet salut selaput mengandung Galatonol ekstrak Sauropus androgynus folium dan Coleus amboinicus herba 300mg.

Sriatin ekstrak Channa striata dan Ananas comosus 30mg. Bahan tambahan Titanium dioksida, FD&C Blue no. , dan FD&C Yellow 5. 

ü  Kegunaan, untuk membantu melncarkan produksi ASI serta dapat mempercepat proses penyembuhan luka paska melahirkan.

ü  Aturan pakai, 1 kaplet salut selaput 2 kali sehari.


        Nah, aku konsumsi Herba ASIMOR setiap pagi hari dan malam hari ketika mau tidur biar tetap terjaga terus kualitas dan kuantitas ASI. Bener-bener merasakan perubahan pada pola tidur Haura setelah aku konsumsi Herba ASIMOR ini, yang biasanya setiap malam susah tidur tapi sekarang setelah diberikan ASI langsung bisa tertidur pulas. Penambahan berat badan Haura pun sesuai dengan kurva pertumbuhannya.

Selain dengan mengkonsumsi booster asi, MamSi juga wajib ikhtiar dengan menjaga pola makan dan minum, rajin olahraga, tidur yang cukup terlebih lagi sayang-sayangan deh sama suami, hehe biar hormone oksitosinnya pun melimpah ruah. Selamat berjuang para Pejuang Kasih semoga tugas mulia ini bisa terjalankan dengan baik dan penuh cinta ❤


@debiyuliaa



Komentar

  1. Keren mom..hebat.. aku terbaru bacanya

    BalasHapus
  2. Kerèeen... tetap istiqomah... semoga Allah memberikan segala yang terbaikNya untuk anand.a, karean ibu adalah Madrasah pertama setiap anak setelah Allah ambil kesaksiannya QS.7/Al Araaf : 172

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer